Kisah Seekor Gagak Hitam


       
Pada suatu hari ada seekor gagak hitam yang sangat tidak puas dalam hidupnya? Dia sering berkeliaran kesana kemari, suatu hari dia melihat seekor angsa, melihat angsa itu begitu putih sang gagak berpikir bahwa dirinya sangat hitam kemudian berfikir angsa ini pasti burung terindah di dunia. Dia menghampiri angsa dan berkata :

  • Gagak hitam :“ kamu pasti burung paling indah di dunia?? kamu sangat putih  dan sangat imut, semua orang pasti menyukaimu, sehingga tidak ada yang menyukaiku.”

  • Angsa     :”Sebenarnya saya merasa bahwa saya adalah burung terindah yang hidup, sampai melihat burung kakatua yang memiliki dua  warna dan saya pikir burung kakaktua adalah burung paling bahagia di dunia ini."

Sang gagak hitam lalu mendekati burung kakaktua

  • Gagak hitam  :”Sang gagak mengatakan Semuanya tentang pembicaraan dengan angsa.”
  • Kakaktua      :”saya hidup bahagia sampai saya melihat seekor merak, bulunya sangat indah dan berwarna-warni.”

Lalu burung gagak hitam itu mengunjungi burung merak di kebun binatang dan melihat banyak orang berkumpul untuk melihatnya, setelah orang-orang pergi, burung gagak mendekati burung merak

  • Gagak hitam :” Merak, kamu sangat cantik , setiap hari  ratusan orang datang manemuimu tapi ketika ada yang melihatku mereka hanya ingin aku pergi, saya pikir kamu pasti adalah burung paling indah di planet ini.”
  • Merak      :” Merak berkata dengan sedih, saya pikir bahwa saya adalah burung yang paling indah dan bahagia di planet ini, tapi karena keindahan ini saya terjebak dalam sangkar dari waktu ke waktu, saya berpikir bahwa saya akan bersenang hati jika bisa berkelana kemana mana dengan  bebas, saya justru iri padamu gagak kamu bisa bebas berpergian kemana - mana.”

Ini adalah masalah dasar manusia seringkali kita membuat perbandungan dengan orang lain dan merasa sedih, seharusnya kita tidak melakukan perbandingan yang tidak perlu dengan siapapun dan segera keluar dari lingkaran ketidak bahagiaan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel