Kisah Seekor Gagak Hitam
Kamis, 22 Maret 2018
- Gagak hitam :“ kamu pasti burung paling indah di dunia?? kamu sangat putih dan sangat imut, semua orang pasti menyukaimu, sehingga tidak ada yang menyukaiku.”
- Angsa :”Sebenarnya saya merasa bahwa saya adalah burung terindah yang hidup, sampai melihat burung kakatua yang memiliki dua warna dan saya pikir burung kakaktua adalah burung paling bahagia di dunia ini."
Sang gagak hitam lalu mendekati burung kakaktua
- Gagak hitam :”Sang gagak mengatakan Semuanya tentang pembicaraan dengan angsa.”
- Kakaktua :”saya hidup bahagia sampai saya melihat seekor merak, bulunya sangat indah dan berwarna-warni.”
Lalu burung gagak hitam itu mengunjungi
burung merak di kebun binatang dan melihat banyak orang berkumpul untuk
melihatnya, setelah orang-orang pergi, burung gagak mendekati burung merak
- Gagak hitam :” Merak, kamu sangat cantik , setiap hari ratusan orang datang manemuimu tapi ketika ada yang melihatku mereka hanya ingin aku pergi, saya pikir kamu pasti adalah burung paling indah di planet ini.”
- Merak :” Merak berkata dengan sedih, saya pikir bahwa saya adalah burung yang paling indah dan bahagia di planet ini, tapi karena keindahan ini saya terjebak dalam sangkar dari waktu ke waktu, saya berpikir bahwa saya akan bersenang hati jika bisa berkelana kemana mana dengan bebas, saya justru iri padamu gagak kamu bisa bebas berpergian kemana - mana.”
Ini
adalah masalah dasar manusia seringkali kita membuat perbandungan dengan orang
lain dan merasa sedih, seharusnya kita tidak melakukan perbandingan yang tidak
perlu dengan siapapun dan segera keluar dari lingkaran ketidak bahagiaan.
